Kekuatan Cadangan

Ketika semua berjalan sesuai dengan perkiraan kita, ada satu hal yang mungkin akan luput dari perkiraan kita, yaitu sesuatu yang tidak terpikirkan oleh kita. Jika ditanya, apakah yang tidak terpikirkan itu? Maka jawabannya adalah jelas, tidak tahu. Adanya ketidakpastian keadaan akan membuat kita harus mempersiapkan sesuatu untuk menghadapinya. Hal itu bernama rencana cadangan.

Ada peribahasa mengatakan “Sedia payung sebelum hujan”. Mempersiapkan diri untuk hal-hal yang tidak diinginkan merupakan bentuk dari mempersiapkan rencana cadangan. Rencana cadangan muncul ketika kondisi ideal pertama tidak tercapai. Kita juga mengenal rencana cadangan dengan sebutan plan B, mungkin juga plan C atau plan D.

Kesiapan kita akan menghadapi hal-hal tidak terduga ini juga mempengaruhi kesuksesan kita dalam mencapai sesuatu. Kita ini selayaknya papan yang diombang-ambing di atas lautan yang tak tenang. Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi, apakah akan tenggelam atau terlempar ke daratan.

Jika kita gambarkan rencana kita dalam sebuah diagram alir, rencana cadangan merupakan percabangan yang terdapat pada decision. Jika tidak bisa lurus, maka kita akan belok, lalu melanjutkan perjalanan kita hingga mencapai titik akhir dengan sukses.

Tanpa adanya rencana cadangan, bisa jadi kita membiarkan diri kita terseret pada kegagalan. Meskipun kita yakini bahwa kegagalan itu pasti dan bukan sesuatu yang harus ditakuti, tapi kita juga jangan sampai menjadi orang yang dengan mudahnya jatuh dalam kegagalan. Jadikan kegagalan sebagai opsi terakhir ketika semua rencana cadangan itu tidak berhasil. Lalu? Belajarlah untuk membuat rencana cadangan yang lebih baik pada kesempatan berikutnya.

Kawan,
ada kalanya kita merasa optimis bahwa suatu hal akan terjadi sesuai dengan pemikiran kita. Namun, juga tidak ada salahnya jika kita membiarkan rasa pesimis kita muncul. Jika kita mendengar adanya sentilan dari rasa pesimis tersebut, segera persiapkan rencana cadangan. Hal itu akan memperkokoh fondasi pertahanan langkah kita.

Sudahkah Anda terbiasa menyiapkan rencana cadangan?

Iklan

3 thoughts on “Kekuatan Cadangan

  1. Saya jarang menyiapkan rencana cadangan.. 😦 apa saya tidak cocok jadi pemimpin?

    Lambertus said:
    Setiap orang memiliki model kepemimpinan yang berbeda. Ada pemimpin yang kuat planningnya. Ada yang motivator ulung. Ada yang banyak ide. Ada yang pandai menjaga relasi. Dan masih banyak lagi lainnya. Kebiasaan menyiapkan rencana cadangan bukanlah sebuah parameter seseorang cocok jadi pemimpin atau tidak. Jadi kesimpulannya, siapa saja cocok jadi pemimpin, termasuk Mbak Tutus.

  2. Yup, benar…
    Biar lebih optimis, harus siapkan rencana cadangan…
    Sebenarnya saya tidak terlalu sepakat dengan membiarkan rasa pesimis muncul. Rasa pesimis hanya boleh muncul ketika planning dibuat, ketika action, rasa optimislah yang harus dominan. 😀

    Lambertus said:
    Ya, untuk lebih tepatnya memang seperti itu. Saya sangat setuju.

Tinggalkan komentar di sini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s