[AIR] Menyesuaikan Diri

Fleksibel, mungkin itulah yang sanggup digambarkan oleh sifat air yang satu ini. Hubungan antar molekul yang lebih renggang dibandingkan zat padat, menjadikan air memiliki kemampuan untuk menyesuaikan bentuk dengan tempatnya. Air dalam sebuah botol akan berbentuk botol. Air dalam sebuah ember akan berbentuk ember. Lalu, apa yang bisa kita pelajari dari sifat air ini?

Menjadi pribadi yang fleksibel artinya adalah menjadi orang yang mampu menyesuaikan diri dengan keadaan sekitarnya. Dalam sebuah kondisi acara yang formal, kita bisa berperilaku sopan santun dan formal. Ketika berbicara dengan orang yang pemalu, kita bisa mengimbanginya. Saat berkomunikasi dengan orang tua atau anak kecil, kita bisa menyelaraskan sikap dan cara bicara kita.

Mengapa harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar?

Karena hanya dengan penyesuaian dirilah kita dapat bertahan. Ketika kita menjadi sesuai dengan orang lain, maka orang lain merasa nyaman dengan kita, itu artinya mereka menjadi lebih terbuka untuk menerima kita. Hal ini bisa kita bayangkan melalui percobaan sebagai berikut:

Lebih mudah mana: (1) Memasukkan air ke dalam botol, atau (2) Memasukkan es batu ke dalam botol.

Karena sifatnya yang mampu menyesuaikan bentuk, tentu saja air yang lebih mudah dimasukkan ke dalam botol. Baik itu dengan cara menuangkan air perlahan-lahan atau menenggelamkan botol ke dalam air, air akan tetap masuk. Berbeda dengan es batu yang tak bisa kita biarkan untuk masuk sendiri ke dalam botol. Kita harus menyesuaikan ukurannya lebih dulu agar muat melewati mulut botol.

Lalu bagaimana caranya menjadi pribadi yang mampu menyesuaikan diri?

Kita bisa menengok kembali penjelasan mengenai sifat air. Yang membuat air mampu menyesuaikan bentuk adalah kerapatan molekul yang lebih renggang dibandingkan zat padat. Sebut saja, kerapatan molekul itu seperti ego kita. Semakin kuat ke-aku-an kita, maka semakin sulit kita menyesuaikan diri dengan lingkungan. Meskipun mungkin, tapi tidak selamanya kita bisa memaksakan lingkungan menjadi seperti yang kita inginkan. Yang ada hanyalah kita yang menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Pribadi yang mampu menyesuaikan diri adalah pribadi yang tidak menutup diri dengan keadaan. Dia tahu bahwa sesuatu tidak hanya bisa dilalui dengan satu cara, sehingga dia terbuka dengan kemungkinan-kemungkinan dari luar. Dia juga pribadi yang menyadari adanya keanekaragaman. Dia juga pribadi yang memiliki kepedulian.

2 thoughts on “[AIR] Menyesuaikan Diri

  1. waw, fantastic…
    Skrg ubahlah sifat kita menjadi air, walau susah, tapi dengan semangat dan rasa keingintahuan kita, kita akan mampu mengubah semua sifat buruk itu…

    Lambertus said:
    Yup! Semangat!

  2. jujur, saya sangat susah menjadi pribadi seperti air yg fleksibel itu.😥

    Lambertus said:
    Lalu menurutmu, kamu itu seperti apa, Gung?

Tinggalkan komentar di sini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s