Dinding Punya Telinga

Membicarakan sesuatu di belakang seseorang, boleh saja kalau itu hal positif. Tapi kalau hal negatif? Tak pernah dibenarkan bergunjing atau bergosip tentang sesuatu yang buruk dari orang lain. Meskipun dilakukan sembunyi-sembunyi, kebiasaan buruk ini bisa jadi akan balik menyerang kita sendiri.

Ada pepatah mengatakan kalau dinding punya telinga. Kedengarannya bohong, kedengarannya juga menakutkan. Jika memang benar adanya, bukannya itu berarti kita tidak memiliki privasi? Bukan. Kita bukannya tidak memiliki privasi, tapi tidak pernah punya tempat untuk membicarakan sesuatu yang buruk.

Seperti yang kita ketahui, kita tinggal di dunia ini bersama dengan orang-orang di sekitar kita. Keterbatasan indera membuat kita tidak pernah bisa seutuhnya menyadari ada atau tidak orang di dekat kita. Pernah kita mengira sedang sendirian sehingga bebas bertindak semaunya, padahal sebenarnya ada seseorang yang mengamati atau tidak sengaja melihat tingkah kita.

Dinding yang memiliki telinga, sesungguhnya adalah sebuah penggambaran sederhana agar kita selalu berhati-hati dengan tingkah dan ucapan kita. Mungkin tak seorang pun mengetahui rencana jahat kita. Mungkin tak seorang pun mendengar rencana licik kita. Tapi percayalah bahwa ada yang mendengar dan mengetahui setiap rencana-rencana kita. Suara hati kita saja bisa didengar, apalagi yang kita ucapkan. Itulah Tuhan Yang Mahatahu.

Kawan, menjadi seorang yang ingat akan ucapan dan perbuatan adalah seorang yang beruntung. Kita harus bisa menjadi pribadi yang terpuji meskipun jauh dari mata orang lain.

Sudahkah Anda menjaga ucapan dan tingkah laku Anda?

Iklan

3 comments

  1. Facebook wall, 🙂

    *jangan lupa setting privacy post-nya, udah banyak kejadian, ada yang dipecat gara2 nge-post hal jelek bos-nya, ato post yang di-salahpahami istri meretakkan hubugan rumah tangga, hehe

    *just like talking

    Lambertus said:
    Benar. Mengingatkan juga saya pada peristiwa tidak diterimanya seseorang pada suatu pekerjaan karena aktivitas onlinenya yang kurang baik. Ada jejak kita di mana-mana di internet ini. Internet punya mata dan telinga di mana-mana.

Tinggalkan komentar di sini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s