Berhentilah Berpikir!

Berhentilah berpikir jika itu menyakitkanmu. Berhentilah berpikir jika itu tak membuatmu lebih baik. Berhentilah berpikir jika kau gunakan itu sebagai alasan untuk tidak melakukan sesuatu.

Otak manusia memang diciptakan untuk berpikir. Kita sudah diamanahi oleh Tuhan untuk dapat menggunakan dengan sebaik-baiknya. Menggunakan seperti apa? Banyak sekali. Memikirkan jalan keluar dari permasalahan, memikirkan keadaan orang lain, memikirkan kondisi diri, memikirkan karya, memikirkan semua yang positif. Meskipun akhirnya kita memegang penuh penggunaan otak itu, sungguh sebuah kewajiban dan penuh tanggung jawab sehingga kita tidak menggunakannya untuk hal-hal yang salah.

Banyak penelitian mengatakan bahwa saat ini manusia baru menggunakan sebagian kecil dari kemampuan otak. Itu artinya kita masih bisa terus mengembangkan kemampuan berpikir kita. Jika dianalogikan sebagai sebuah mesin, otak kita bekerja dalam kapasitas tertentu dan masih memungkinkan untuk terus dioptimalkan. Ada suatu keadaan dimana otak kita mengalami overheat, berpikir terlalu keras. Lalu?

Berhentilah berpikir yang berat-berat, paling tidak hingga Anda merasa tenang kembali. Kemampuan berpikir kita juga memiliki titik jenuh. Jika sudah mencapai titik itu, kita tidak bisa menghasilkan sesuatu dengan optimal. Teruslah memaksakan diri untuk berlari di tempat.

Kawan,
maksud dari tulisan ini bukanlah kita berhenti berpikir sehingga kepala benar-benar kosong atau ajakan agar kita menjadi malas, melainkan pentingnya beristirahat sejenak dari beban rutinitas. Kemampuan kita ada batasnya. Oleh karena itu kita perlu berhenti memikirkan sesuatu yang rumit, atau dengan kata lain beristirahat, sehingga tubuh dan pikiran kita kembali dalam keadaan segar dan siap digunakan kembali. Kita tentu juga tidak mau jika disebut robot atau mayat hidup, kan?

Apa yang Anda lakukan jika sedang beristirahat sejenak dari pekerjaan?

2 thoughts on “Berhentilah Berpikir!

  1. yupp…sering jenuh, karena memang keterbatasan daya berpikir. bukan karena tak mampu untuk berpikir lebih.

    jika saya jenuh atau beristirahat dari rutinitas, jalan sendiri dan menghilang sebentar dari orang2 yang setiap hari bersama2 dalam rutinitas.🙂

    Lambertus said:
    Sama seperti saya dong.

Tinggalkan komentar di sini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s