Penghiburan Bagi Para Minoritas

Tulisan ini hanyalah sebuah penghiburan bagi mereka yang sering merasa tersisihkan, bagi mereka yang sering merasa diasingkan, bagi mereka yang menderita karena perbedaan, bagi mereka yang dianggap tidak sesuai, bagi mereka yang dipandang sebelah mata, bagi mereka yang tenggelam di dalam sebuah keseragaman, bagi mereka yang terlupakan, bagi mereka yang bertahan dengan diri sendiri.

Istilah ‘mayoritas’ dan ‘minoritas’ mungkin tidak setiap hari melayang di telinga. Istilah ini muncul setelah adanya bentuk pengelompokan atas kategori tertentu, dimana ada yang berjumlah banyak dan sedikit. Kelompok dengan jumlah terbanyak dikatakan mayoritas dan kelompok berjumlah paling sedikit dikatakan minoritas. Itu saja.

Manusia pada dasarnya adalah unik dan memiliki identitasnya sendiri. Manusia adalah minor. Karena dia makhluk sosial dan memiliki keinginan untuk diterima dan mendapatkan pengakuan dari orang lain, maka sudah pasti dia akan menyesuaikan diri dengan lingkungannya, atau dengan kata lain melebur dalam sebuah lingkungan yang mayor.

Lingkungan sosial yang baik adalah lingkungan yang tidak membeda-bedakan orang di dalamnya. Tenggang rasa, saling menghargai dan menghormati adalah bentuk sikap yang meniadakan kata mayoritas/minoritas tersebut. Jika bisa kita gambarkan dalam diagram Venn, sikap seperti itu adalah seperti memandang setiap lingkaran himpunan sebagai satu kesatuan yang utuh, yaitu himpunan semesta.

Tapi apakah semua orang sebaik itu? Tentu masih ada yang belum sadar. Terlalu membanggakan diri sendiri sebagai yang paling baik dan sengaja menggunakan hal itu untuk menginjak para minoritas adalah sebuah kebodohan besar. Seseorang yang menghina orang lain karena perbedaan adalah orang yang menyedihkan. Mereka lupa bahwa sesungguhnya manusia diciptakan sama, meskipun dalam bentuk yang berbeda. Mereka lupa bahwa menghina orang lain sama dengan menghina diri mereka sendiri. Mereka lupa bahwa menghina orang lain adalah sama dengan menghina Penciptanya.

Kawan,
jika Anda merasa menderita sebagai seorang minoritas, maka ingatlah ini.

  • Banyak individu yang tersembunyi maupun bersembunyi di dalam golongan mayoritas. Mereka adalah orang yang bersusah payah untuk tampil atau dengan sengaja takut untuk tampil.
    Berbahagialah Anda yang hidup sebagai golongan minoritas karena Anda memiliki kesempatan lebih besar untuk menunjukkan diri Anda.
  • Pengawasan atas tiap individu dalam golongan mayoritas itu lebih sulit dibandingkan dengan minoritas.
    Berbahagialah Anda yang hidup sebagai golongan minoritas karena Anda memiliki pengawasan lebih atas setiap perilaku Anda. Hal ini akan menjaga Anda untuk tetap menjadi individu yang baik dan bertanggung jawab.
  • Individu dalam golongan minoritas melakukan lebih banyak penyesuaian dengan lingkungan sekitarnya, meskipun kenyataannya akan tetap berbeda.
    Berbahagialah Anda yang hidup sebagai golongan minoritas karena Anda dikenal sebagai individu yang kuat.

Bagaimana tanggapan Anda akan peristiwa mayoritas minoritas ini?

Iklan

Tinggalkan komentar di sini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s