Memaknai Ulang Tahun

Ulang tahun adalah sebuah momen bahagia yang menandakan seseorang telah melewati hari-harinya. Hari kelahiran dirayakan setiap tahunnya, pada tanggal dan bulan yang sama. Baik dirayakan melalui sebuah acara atau hanya di hati saja, hari ulang tahun tetap menjadi hari yang membahagiakan, terlebih jika orang di sekitar kita menjadikan kita raja/ratu satu hari.

Selamat ulang tahun kami doakan
Semoga panjang umur kita ‘kan doakan
Selamat sejahtera sehat sentausa
Selamat panjang umur dan bahagia

Setiap kita mendapati tanggal dan bulan yang sama dengan kelahiran kita, itu artinya sudah satu tahun berlalu. Pada dasarnya, hari itu adalah hari yang sama dengan hari lainnya. Merayakannya ataupun tidak, adalah terserah kita. Dengan cara apa merayakannya, itu pun terserah kita. Namun, entah merayakannya atau tidak, ada sesuatu yang bermakna di balik ulang tahun.

Satu tahun…

Ada pertanyaan-pertanyaan yang perlu kita jawab saat berada di hari ulang tahun. Pertanyaan ini sama seperti ketika tahun baru atau hari-hari perayaan lainnya. Apa saja yang sudah kita lakukan selama satu tahun ini? Perbedaan apa yang telah kita buat saat ini dibandingkan dengan awal tahun yang lalu? Hal-hal baik apa yang telah kita capai? Dan hal-hal tidak memuaskan apa yang kita dapati kemarin?

Sayangnya, pertanyaan-pertanyaan itu hanya akan kita jawab ketika kita ingat untuk menjawabnya. Euforia atas momen ulang tahun yang penuh rasa syukur kadang terasa memabukkan. Hari itu bisa saja terlewat begitu saja tanpa ada sesuatu yang benar-benar berarti bagi batin kita, yaitu harapan dan doa.

Jawaban-jawaban yang muncul selama satu tahun yang lalu itu seharusnya bisa menjadi dasar target-target kita untuk tahun depan. Sesuatu yang kurang harus bisa dilengkapi tahun berikutnya. Sesuatu yang kacau harus bisa diperbaiki. Sesuatu yang baik harus bisa menjadi lebih baik lagi.

Kawan,
Kita menganggap hari ulang tahun sebagai hari yang istimewa, tapi apakah kita benar-benar melakukan sesuatu untuk menjadikannya istimewa? Jika tidak ada sesuatu yang kita persiapkan untuk mengisi hari ulang tahun tersebut, paling tidak gunakan hari itu untuk mempersiapkan hari-hari berikutnya. Semua ini kita lakukan agar bisa menjadi manusia yang lebih baik setiap tahunnya.

Sudahkah Anda menggunakan hari ulang tahun Anda sebaik-baiknya?

Iklan

4 comments

  1. jelang ultah q yg ke 22 ni aq ngerasa takut..
    bukan ttg pTambahan usia atw kerutan,, tp aq tkut dgn tnggung jwb yg mkin bsr yg nanti’y hrs q pikul
    hari yg selalu senang2, jln2, main2, blnja, senang2 lg, huahhhh spt’y hrus disudahi T.T

    Lambertus said:
    Bingung itu awal dari kedewasaan. Berbahagialah.

  2. setiap orang memang memiliki pandangan berbeda-beda tentang ulang tahun. kalo saya biasa2 aja jika saat ultah, tapi ultah bln 6 kemarin jd terharu, kawan di dunia maya, hanya bang Edo yg ngucapin. 😆

    Lambertus said:
    Aduh, kayaknya saya missed sama informasi itu. Selamat ulang tahun, Mbak! Maaf! Maaf!

  3. Dulu ultah sich senang tapi sekarang kok ya jadi mikir: tahun kemarin ngapain aja ya?

    Lambertus said:
    Waduh, apakah gara-gara tulisan saya Mbak Deva jadi mikir seperti ini? 😀
    Dinikmati saja. Jangan malah bingung di hari ulang tahun. Tulisan saya ini adalah sebuah kondisi ideal dimana seseorang dapat mengingat keberhasilan dan kegagalan yang telah dilaluinya setahun yang lalu. Paling tidak akan ada satu atau dua hal yang begitu terasa, baik itu menyenangkan atau tidak. Bisalah hal itu menjadi acuan untuk introspeksi diri, walaupun tidak seluruhnya.
    Saya juga kadang masih lupa dengan banyak hal, kok. Mungkin itu artinya saya terlalu mengalir dengan hari-hari yang saya lewati, tanpa terlalu memaknainya. Mulai saat ini, mungkin saya bisa lebih perhatian dengan kehidupan saya sendiri.

  4. Ultah.. adalah saat ketika umur kita di dunia berkurang satu tahun. Tak pantas dirayakan. 🙂 *setidaknya bagi saya*

    Lambertus said:
    Seperti biasa, Asop, dunia bisa dilihat dari dua sisi. Ulang tahun sebagai sebuah titik dimana kita berdiri, sementara itu kita condong untuk melihat kemana. Ada orang yang melihat ulang tahun adalah perjalanan hidupnya dari lahir hingga saat ini. Ada juga orang yang melihat ulang tahun adalah sisa hidupnya mulai saat ini hingga akhirnya nanti. Apakah Asop tidak menikmati apa saja yang sudah dilewati selama ini?
    Melihat kehidupan pada kedua sisi mungkin akan lebih baik, dimana kita bisa mensyukuri sekaligus belajar dari masa lalu, juga mengingat dan merencanakan untuk masa depan.
    Asop merasa tidak pantas merayakan ulang tahun, mungkin maksudnya ulang tahun yang hura-hura, kan? Menurut saya, introspeksi diri dan berdoa untuk menjadi lebih baik lagi adalah sudah termasuk merayakan ulang tahun, dan itu baik. Sukses selalu untuk Asop.

Tinggalkan komentar di sini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s