Memberi Tanpa Syarat

Manusia hidup dalam sebuah keterkaitan yang indah. Setiap orang pasti membutuhkan bantuan dari orang lain, baik itu secara langsung atau tidak. Oleh karena itu, manusia disebut juga sebagai makhluk sosial. Memberi dan meminta adalah bentuk terkecil dari sebuah keterkaitan saling bantu. Inilah kehidupan manusia.

Memberi adalah sesuatu yang menarik untuk dibahas. Pepatah mengatakan “Lebih baik tangan di atas daripada tangan di bawah”. Memberi lebih baik daripada meminta. Mengapa memberi itu lebih baik daripada meminta? Karena dengan memberi kita dapat menunjukkan perhatian kita kepada orang lain, kita dapat memenuhi keinginan orang lain, dan pastinya untuk menyenangkan hati orang lain. Berbeda dengan meminta, dimana hanya diri sendiri yang mendapatkan kebahagiaan, memberi dapat memberikan kebahagiaan kepada yang memberi dan diberi.

Apapun pemberian yang kita berikan, baik barang maupun jasa, baik diminta maupun tidak, itu adalah suatu hal yang baik. Sesederhana memberikan senyum, serumit memberikan kesempatan kedua untuk hidup kepada seorang pembunuh yang bertobat. Semua hal yang kita lakukan untuk kebahagiaan orang lain adalah baik.

Pemberian terbaik bukanlah dilihat dari ukuran, jumlah, atau harganya, tapi dilihat dari seberapa besar ketulusan di balik pemberian itu. Dengan dasar pamrih sekalipun, memberi tetaplah hal baik. Namun, keinginan seseorang akan timbal balik dari orang yang diberi itu adalah hal yang lain lagi. Tidak ada yang bisa menjamin kebahagiaan dari situ.

Kawan,
Hanya ketika kita memberi dan tidak mengharapkan balasanlah yang akan memberikan kita sebuah balasan yang begitu indah dan tidak terpikirkan sebelumnya. Bukan saatnya kita membayangkan sebesar apa balasan itu nantinya, karena kita tidak punya urusan dengan itu. Memberi tanpa syarat, memberi dengan ketulusan.

Sudahkah Anda memberi hari ini? [apapun itu]

Iklan

2 thoughts on “Memberi Tanpa Syarat

  1. Sungguh indah kalau semua orang di dunia ini saling memberi dengan ikhlas… 😥

    Lambertus said:
    Maka tidak banyak orang yang berkekurangan

Tinggalkan komentar di sini...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s